Kebijakan Pembangunan Desa
Mohammad Sholehuddin 04 Mei 2018 09:33:20 WIB
Desa ini, ada kecenderuangan kesejahteraan sosial masyarakat makin sulit diwujudkan dengan segera, selain karena keterbatasan dana pembangunan yang ada, juga karena seringkali dipersulit oleh adanya kesenjangan sosial yang terlampau lebar dan bahkan dalam sejumlah kasus diperparah karena adanya perubahan kebijakan di tingkat nasional yang kontra-produktif. Banyak kajian telah membuktikan, bahwa kelemahan dari berbagai program pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat adalah bermula dari kebijakan pembangunan nasional yang lebih banyak berorientasi pada pertumbuhan ekonomi makro, cenderung sentralistik atau terpusat, sehingga tidak peka pada kebutuha lokal. Disisi lain, berbagai program peningkatan kesejahteraan yang digulirkan juga acapkali bersifat populis karikatif, dan cenderung hanya memposisikan masyarakat sebagai objek, sehingga cepat atau lambat justru hanya mematikan potensi swakarsa dan kemampuan self-help masyarakat untuk menolong dirinya sendiri. Dengan memandang persoalan kesejahteraan sosial hanya dari aspek ekonomi saja, maka yang terjadi kemudian permasalahan kemiskinan di berbagai komunitas seringkali dianggap serba sama ( uniform ) dan diyakini akan dapat dipecahkan semata – mata hanya dengan mengandalkan pemberian bantuan hibah dan bantuan modal usaha.
Dengan berkaca pada pengalaman dan didukung tekad serta komitmen Kepala desa terpilih sebagaimana dinyatakan dalam visi-misi pembangunan Desa Tempursari, dalam kurun waktu enam tahun kedepan agar program – program pembangunan yang dirancang dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di lapangan dapat memberikan hasil yang nyata, tak Tak lupa yang perlu dilakukan adalah bagaimana menggempur akar – akar kemiskinan hingga tuntas ( attacking the roots of poverty ), dan sekaligus memastikan semua program benar – benar dilaksanakan dengan transparan dan berkeadilan.
Dari hasil penggalian gagasan dan pengkajian keadaan Desa maka dapat digambarkan jika potensi Desa Tempursari adalah iklim Desa dan pertanian yang masih kondusif untuk gotong royong sehingga sangat memungkinkan jika menerapkan pemberdayaan ekonomi kerakyatan, masih kuatnya pengakuan pada potensi lokal, dan belum maksimalnya pemanfaatan dan pengembangan potensi sumber daya alam yang beragram untuk kepentingan rakyat termasuk didalamnya daerah wisata dan kegiatan adat serta tradisi yang masih dilestarikan secara turun temurun seperti selamatan Desa dan Upacara Karo, tersedianya Sumber Daya Manusia usia produktif yang memerlukan manajemen program dan transparansi terhadap akuntabilitas kinerja birokrasi.
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- KOORDINASI ANTARA PEMERINTAH DESA DENGAN BABINSA DESA TEMPURSARI BAPAK SAMHAJI
- JUMAT BERSIH BERSAMA KADER, PERANGKAT DESA & WARGA
- RAPAT EVALUASI PERDES REALISASI TAHUN ANGGARAN 2019 DI RUANG NARARYA PEMKAB LUMAJANG
- MUSYAWARAH DESA TENTANG PENYUSUNAN RPJMDES DESA TEMPURSARI TAHUN 2020-2026 YANG DILAKSANAKAN TGL 18-
- UPACARA KOPRI SETIAP TGL 17 FEBRUARI
- MUSYAWARAH RKTL (RENCANA KEGIATAN TINDAK LANJUT) RPKMDES TAHUN 2020-2026 TGL 29-01-2020
- MUSYAWARAH PEMBENTUKAN TIM PENYUSUN RPJMDES DESA TEMPURSARI TAHUN 2020-2026













